Minggu, 25 September 2011

Proposal Penggalangan Dana Pembangunan Musholla Al-Hikmah

I. Pendahuluan
Sesungguhnya segala puji bagi Allah SWT, hanya kepada-Nya kami memuji, mohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada-Nya dari keburukan diri kami dan kesalahan perbuatan kami. Shalawat serta salam juga tercurah untuk Rasulullah Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga, keturunan & pengikut nya hingga akhir zaman, semoga kita mendapatkan safaat nya.
Barangsiapa yang diberi petunjuk Allah SWT, maka tidak ada yang menyesatkannya. Dan barangsiapa disesatkan, maka tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tiada yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah SWT saja, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

 “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar benar takwa, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan memeluk Islam.” (Q.S: Ali Imran: 102)
 
 “Hai orang-orang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang benar .” (Q.S: Al Ahzab :
70-71)
Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah ucapan Allah SWT, dan sebaik-baik ajaran adalah ajaran Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang”. (Q.S: An Nahl :18)
Maka sudah sepantasnyalah kita mensyukuri nikmat dan karunia ini serta mewujudkan syukur kita kepada Allah yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya, mengajak manusia beramal kebaikan dan mencegah manusia dari perbuatan dan amal keburukan.

II. Latar Belakang & Tujuan
a. Latar Belakang
Membangun Masjid/ tempat ibadah termasuk perintah agama. Rasulullah SAW menganjurkan  ummatnya untuk membangun Masjid dimana saja mereka berada. Sebagaimana pengakuan para sahabatnya :
“Rasulullah SAW telah menyuruh kami membangun Masjid ditempat tinggal kami dan supaya kami menjaga kebersihannya”. (HR. Ahmad dan Tarmidzi)
Dari hadits ini dapat dipahami bahwa membangun Masjid itu bukan hanya sekedar memelihara dan melestarikan warisan, melainkan juga merupakan perintah baik dari Allah SWT maupun dari Rasulnya. Dalam Al Qur`an diisyaratkan betapa pentingnya sebuah Masjid sebagai ajang berfastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan). Sebagaimana dalam Al-Quran Allah SWT berfirman:
 
 Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”. (Q.S: At Taubah : 18)
Rasulullah SAW mengingatkan kita bahwa sebaik-baik shalat ialah shalat yang dikerjakan dirumah kecuali shalat fardu. Shalat fardhu lebih utama dikerjakan di Masjid secara berjamaah. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya Masjid sebagai sarana ibadah. Orang-orang yang terikat hatinya dengan Masjid termasuk golongan yang akan mendapatkan perlindungan Allah dihari kiamat, demikian dijelaskan Nabi Muhammad SAW dalam salah satu sabdanya.
Pengadaan Masjid termasuk salah satu investasi amal yang akan mengalirkan pahala terus menerus bagi orang-orang yang membangunnya. Karena hal ini termasuk salah satu dari tiga amal yang dinyatakan oleh Rasulullah SAW:
“Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara, yaitu: sodaqoh jariah (termasuk membangun Masjid), ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya”. (HR. Muslim).
Bagi mereka yang membangun Masjid atau menyediakan dana untuk pembangunan/pengadaan Masjid termasuk dalam kategori Firman Allah SWT: 
 
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (Q.S: Al Baqarah:261).

b. Tujuan
Tujuan dari proposal ini tidak lain adalah mengajak para muhsinin untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dengan menginfaqkan sebagian hartanya untuk digunakan dalam rangka pembangunan Musholla Al-HIkmah, selain itu juga bertujuan untuk:
Mengupayakan melalui berbagai jalur yang sah untuk mewujudkan sebuah Masjid
  yang representatif.
Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan dan ibadah Ummat Islam.
Mengadakan kegiatan-kegiatan yang menunjang pembinaan Masyarakat Islam   
  sekitar khususnya dan Masyarakat Islam pada umumnya, disamping sebagai  
  wadah pemersatu Ummat Islam.
Mengembangkan Masjid sebagai Pusat Kegiatan Islam, pusat pendidikan &  
  perpustakaan, tempat musyawarah, tempat pertemuan dan  silaturahmi.

III. Desain Musholla dan Lokasi
 
Musholla Al-HIkmah yang rencananya akan didirikan diatas tanah seluas ± 420 m2  dimana tanah tersebut merupakan tanah Fasilitas Umum yang disediakan oleh pihak pengembang perumahan Mustika Wanasari dan dipergunakan serta di fungsikan sepenuhnya oleh warga untuk kepentingan umum.
Adapun rencana pembangunannya adalah sbb:    
• Panjang x Lebar : 13 x 13 m = 169 m2 
• Tinggi atap : 4.5 m
• Penutup atap : Genteng
• Kapasitas : ± 125 jamaah
• Tempat wudhu ukuran : 3.5 x 5.5 m = 19.25 m2 
• Menara Masjid ukuran : 2.5 x 2.5 m = 6.25 m2  setinggi 10 m
• Fasilitas dan Sarana penunjang : tempat parkir, gudang, taman.
Musholla Al-HIkmah berlokasi di Perumahan Mustika Wanasari Blok D, RT. 11/ RW. 13.Kel. Wanasari, Kec. Cibitung, Kab. Bekasi - 17521

IV. Panitia Pembangunan
Adapun susunan panitia pembangunan Musholla Al-HIkmah Perumahan Mustika Wanasari, Kecamatan Cibitung - Bekasi adalah sebagai berikut :
Penasehat                                                         : Ketua RW. 13, Bpk. Sutomo  
Pembina                                                            : Ketua RT. 11, Bpk. Herman
Ketua                                                                  :
Sekertaris                                                          :
Bendahara                                                        :
Sie. Logistik                                                      :
Humas                                                                :
Keamanan                                                         :
Anggota/ Pembantu Umum                          : 1.
                                                                                  2.          
                                                                                  3.
Pelaksana Pembangunan                           :


V. Sumber Dana
Untuk keperluan pembangunan Musholla Al-HIkmah Sumber dana kami peroleh dari swadaya warga & sumbangan para donator serta kami juga mengajak para muhsinin untuk beramai-ramai menginfaqkan sebagian hartanya untuk pembangunan Musholla Al-HIkmah Dengan niat yang ikhlas dan sungguh-sungguh serta semangat yang tinggi, diharapkan dana ini akan terkumpul secara bertahap, sehingga diharapkan pada akhir tahun 2011 atau paling lambat tahun 2012 akan dapat dimulai pengadaan bangunan untuk Musholla Al-HIkmah Untuk Para Muhsinin yang yang ingin berpartisipasi, dapat mengirimkan dana dengan cara diserahkan langsung kepada panitia atau di transfer ke rekening:
1. Bank ……..
    a.n. ……. No. Rek ………
2. Bank ……….
    a.n. …….. No. Rek. ……….
*Mohon konfirmasi
Contact Person:
Nama: ………… HP: ……………….
Nama: ………… HP: ……………….

VI. Penutup
Dengan tekad, semangat dan niat yang luhur untuk mengembangkan ukhuwah islamiah dan mensyiarkan agama Islam bagi Ummat Muslim, proposal ini disusun untuk mendapat dukungan dan dorongan serta uluran tangan dari seluruh Dermawan Muslim dan Muslimah dimana saja berada agar tujuan yang mulia ini dapat terlaksana. Semangat gotong royong serta keikhlasan kita bersama akan mampu mewujudkan cita-cita luhur ini.
Manusia boleh berencana namun Allah jugalah yang menentukan, cita-cita luhur diatas dapat lebih cepat dan juga bisa lebih lambat dari yang direncanakan. Sebagai hamba Allah yang beriman, kita wajib berusaha dan berjuang dijalan Allah dengan berdoa kehadirat-Nya. Insya Allah dengan ijin-Nya selalu memberikan kelapangan serta petunjuk kebaikan bagi kita.
Dan akhirnya hanya kepada Allahlah kami memohon agar dimudahkan dalam segala urusan kami. Sesungguhnya hanya Dia-lah dzat yang Maha Pemberi Taufiq dan Maha Pemberi Petunjuk. Dan atas bantuan dan partisipasi dari para muhsinin
kami mengucapkan Jazakallah khairan katsiraa. Semoga Shalawat dan Salam selalu tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad SAW dan keluarganya, para sahabatnya dan bagi orang-orang yang senantiasa mengikuti sunnahnya dengan benar hingga hari kiamat.
Amin ya Rabbal Alamin.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar